Tuesday, December 22, 2015

PHP kena batu

Masa-masa kuliah sangat menyenangkan bila dinikmati. Meskipun ada masa dimana kuliah  akan membuat seorang mahasiswa depresi. Hal-hal yang membuat depresi adalah nilai jelek dan skripsi yang belum selesai. Yang paling menyenangkan dimasa kuliah adalah mempunyai banyak teman. Bahkan yang awalnya hanya menjadi teman bisa timbul rasa cinta.

Jessi adalah salah satu mahasiswi yang ceria dan cantik di Universitas LSRP, dan dia banyak disukai oleh semua temannya dikampusnya terutama oleh para lelaki. Tetapi walaupun Jessi banyak di gemari teman kampusnya, ia tak pernah sombong. Jessi mempunyai beberapa sahabat yang sangat setia menemaninya dikampus. Teman-temannya bernama Ucil, Nobi, Mila, Febrian, dan Fahry. Dari pertama kali masuk kuliah, Jessi menyukai seorang laki-laki yang juga berkuliah di sana. Lelaki itu sangat kaku dan dingin terhadap perempuan. Makanya sejak pertama kali mereka kenal mereka tak saling menyapa layaknya teman-temankampus yang lain.

Keseharian dikampus membuat Jessi, Ucil, Nobi, Mila, Febrian, dan Fahry melakukan banyak hal bersama-sama.  Seperti mencari tempat makan yang recommended, terkadang juga mereka suka karokean dan nonton bioskop bersama. Semakin banyak hal ang dilakukan bersama, semakin erat pula persahabatan mereka. Dan di dalam persahabatan itu terselip satu cinta antara mereka.

Diam-diam Febrian menyukai Jessi sejak lama. Febrian terpaku pada paras wajah Jessi yang cantik dan keramahan dirinya, tetapi Febrian tidak berani mengungkapkan perasaannya kepada Jessi. Febrian hanya mendekati Jessi sebagai seorang teman. Mereka berdua sering curhat-curhatan mengenai masalah mereka. Terutama Febrian yang selalu curhat tentang mantannya, dia belum move on dari sang mantan.      

Sering berkumpul dan pergi jalan-jalan bersama, Febrian mulai berani menyatakan perasaannya kepada Jessi. Jess, jujur gue suka sama lo semenjak pertama kita kenal. Gue selalu curhat tentang mantan gue bukan karna gue ga move on dari dia, tapi gue cuma cari bahan pembicaraan supaya gue bisa ngobrol banyak dengan lo, dan chatting-chattingan sampai malam dengan lo. Lo mau gak Jess jadi pacar gue? "tanya Febrian". Becandaan lo lucu banger yan, hahaha. Lo itu tau gue gimana, bahkan sampe hal terburuk dalam diri gue lo tau. Masa iya lo bisa suka sama cwe kaya gue? "jawab Jessi". Semua orang memang punya sisi buruk Jess. Tapi intinya kali ini gue serius suka sama lo dan gak bercanda "sahut Febrian". Oke kalo emang lo beneran suka sama gue, gue kasih lo waktu untuk buktiin. Dan buat gue supaya gue bisa jatuh hati sama lo juga. Buat sekarang kita deket aja dulu  "jawab Jessi".

Jessi dan Febrian semakin dekat melebihi ikatan pertemanan. Dan dengan perlahan Jessi mencoba melupakan perasaan sukanya kepada lelaki dingin teman kampusnya. Tetapi meskipun Jessi telah mengubur dalam-dalam perasaannya terhadap laki-laki itu, tetapi ia masih sering mencuri-curi pandangan ketika sedang belajar di kampus. 

Sudah cukup lama Febrian dekat dengan Jessi, tetapi mereka berdua belum menyandang status berpacaran. Febrian sudah merasa sangat berjuang membuktikan perasaan cintanya kepada Jessi. Pernah sesekali Febrian menanyakan tentang kepastian hubungan merek, tetapi Jessi hanya menjawab "jalanin aja dulu, gue mau lo buktiin kalo lo beneran suka sama gue". Febrian merasa digantungkan perasaannya dengan harapan palsu yang diberikan oleh  Jessi. Biarpun Febrian merasa dirinya hanya di PHP-in, ia tetap ingin berada di dekat Jessi dan masih mau menjadi teman dekatnya yang selalu setia menuruti permintaan-permintaan gadis itu. 
  
Dua tahun waktu berlalu begitu saja, Jessi dan Febrian tidak memastikan kejelasan status mereka. Jessi sesungguhnya tidak mempunyai perasaan terhadap Febrian, tetapi ia membuat Febrian menunggunya. Sedangkan disisi lain ternyata perasaan Jessi kepada lelaki dingin itu masih ada dan ia masih sering mencuri pandangan ke laki-laki itu. Nama laki-laki itu adalah Miko. Sudah cukup lama Jessi mengagumi Miko secara diam-diam. Akhirnya Jessi memberanikan diri untuk mendekati Miko setelah lama hanya menyukai pria itu diam-diam. 

Berawal dari tugas kelompok yang diberikan oleh dosen. Dosen tersebut memilihkan mahasiswa dalam kelompok, Miko dan Jessi sekelompok tugas. Lalu mereka tukeran nomor handphone untuk saling menanyakan tugas. Tetapi mereka chatting tidak hanya untuk menanyanyakan mengenai tugas, tetapi hal-hal pribadi mereka masing-masing. Dan dari sanalah mereka berdua mulai dekat.

Berhasil mendekati Miko melalui chatting, Jessipun melupakan perasaan seseorang yang di gantung olehnya sejak lama. Febrian hanya bisa melihat perubahan yang ada pada diri Jessi terhadapnya. Dengan rasa kecewa dan lapang dada, Febrian masih mau berteman dekat dengan Jessi.

Beberapa bulan kemudian setelah Miko dan Jessi dekat, Miko mengajak Jessi nonton bioskop. Film berlangsung seru hingga mereka tidak sengaja saling menengok lalu terbentur kepala satu sama lain. Membuat mereka berdua menjadi salah tingkah dan tentunya membuat Jessi merasa sangat senang.

Miko dan Jessi terbiasa chattingan setiap hari dan ngedate seminggu sekali, timbullah rasa nyaman dikeduanya. Jessi menganggap bahwa Miko mempunyai perasaan yang sama dengan dirinya. Tetapi sejak Miko dan Jessi dekat, Miko tidak pernah menyinggung pembicaraan mengenai perasaan.

Tiga bulan sudah mereka dekat, sering makan malam berdua dan nonton bioskop tetapi tak ada satupun teman kampus yang lain mengetahui hubungan Miko dan Jessi. Tidak ada alasan yang jelas mengapa mereka harus ngedate sembunyi-sembunyi dati teman-temannya. Miko juga belum menyatakan perasaannya terhadap Jessi. Karena sudah terlalu lama menyembunyikan perasaannya terhadap Miko, akhirnya Jessi menceritakan kedekatannya dengan Miko kepada sahabat-sahabatnya. Respon yang diberikan semua sahabatnya  adalah respon yang negatif. Tetapi Jessi tidak percaya dengan perkataan teman-temannya dan ia tetap dekat dengan Miko.

Lima bulan berlalu, Mikopun belum menyatakan juga perasaannya kepada Jessi. Jessi merasa sangat jengkel, lalu dia memancing Miko untuk bisa menyatakan perasaannya kepadanya. Dan berharap perasaan Miko sama dengan apa yang dirasakan Jessi. Pada satu moment, Jessi menanyakan kepada Miko bagaimana perasaannya terhadap Jessi. Dan Miko menjawab bahwa ia juga menyukai Jessi. Walaupun sudah sama-sama mengetahui perasaan satu sama lain, tetapi mereka belum juga menyandang status berpacaran. Bahkan Miko juga tidak menanyakan apakah Jessi mau menjadi kekasihnya.

Pikiran Jessi menjadi campur aduk memikirkan apa yang sebenarnya ada di dalam hati dan pikiran Miko. Jessipun kembali meminta nasehat kepada teman-temannya. Tetapi teman-temannya tidak mendengarkan cerita Jessi dan hanya berkata "nikmatin aja, kan lo yang milih untuk dekat dengannya". Tetapi salah satu temannya yang bernama Ucil menasehatinya melalui chatting "Jess, gue takut sebenernya kalo Miko hanya ngasih harapan palsu ke lo, tapi semua balik ke lo maunya gimana. Kan lo yang lebih tau gimana Miko daripada gue dan teman-teman"."Gue ga percaya, masa setega itu Miko PHPin gue. Dia baik banget sama gue dan dia juga ngabarin gue kalo dia pergi kemanapun "jawab Jessi". "Mungkin dia baik sama lo, tapi bisa jadi dia memang ramah sama semua cwe. Kalau dia suka sama lo, kenapa dia gak nembak lo, kenapa dia ga jadiin lo pacarnya? Kalian tuh deket udah lumayan lama Jess "saut Ucil" "Entahlah Cil gue bingung, gue akan pikir-pikir lagi deh tentang perasaan gue ke Miko".

Sejak teman-temannya memberikan respon yang negatif mengenai hubungannya dengan Miko. Jessi agak menghindar dari Miko. Jessi menghindar bukan berarti dia tidak peduli dengan Miko, tetapi justru dia stalking Miko diam-diam. Dan benar apa yang dinasehati oleh teman-temannya tentang Miko. Miko hanya memberikan harapan palsu kepadanya agar Jessi merasa sakit hati. Karena Miko mempunyai teman bernama Kevin, dan Kevin sangat menyukai Jessi dari pertama kali ia bertemu di kampus dengan Jessi. Tetapi Jessi selalu menghiraukan Kevin. Disitulah Kevin meminta Miko untuk membuat Jessi sakit hati.



Setelah mengetahui semua tentang niat Miko mendekatinya, Jessi perlahan-lahan menjauhi Miko. Meskipun mereka masih sering bertemu di kampus, mereka tidak pernah jalan bareng lagi. Dan akhirnya Jessi benar-benar meninggalkan Miko tanpa memberi alasan. 101010

Febrian melihat Jessi menjadi agak murung semenjak Jessi menjauhi Miko. Febrian tidak tega melihat Jessi yang seperti ini, dan Febrian memutuskan untuk menemui Miko dan memberi pelajaran kepadanya. Sayangnya niat Febrian ini dihalangi oleh Jessi. Dan pada akhirnya Jessi mencoba membuka hati untuk Febrian yang selama ini selalu mencintainya.


Tuesday, December 1, 2015

Haii Gio


Haii Gio
Apa kabar kamu? Semoga kamu baik-baik saja ya. Oh yaa semalem aku mimpiin kamu. Apa mungkin aku kangen banget ya sama kamu. Kamu kangen ga sama aku? Aku harap kamu demikian.

Haii Gio
Hari ini aku pergi ke bioskop untuk menonton film Hunger Games Mockingjay Part 2 dengan Putra. Dulu ketika film Hunger Games Mockingjay Part 1 aku nontonnya berdua kamu yah.
Oh iya gimana kabar kamu? Semoga kamu baik-baik aja. Aku kangen kamu. Kamu juga kan?

Haii Gio
Hari ini aku pergi lagi dengan Putra ke cafe. Kamu tau ga kita ketawa-ketawa bareng, bercanda bareng, dan ngopi bareng. Kamu inget ga, itu kan hal yang pernah kita lakuin berdua dulu. Oh yaa aku mimpiin kamu lagi. Pasti kamu kangen aku ya? Gausah malu ungkapin aja. Aku juga kangeeenn banget sama kamu.

Haii Gio
Lagi lagi aku pergi dengan Putra dan gak terasa sudah dua bulan kenal dengan dia. Dia itu sosok laki-laki yang baik, perhatian, dan asik. Tapi selama ini kita hanya temenan kok.
Aku juga sudah menganggap dia seperti kakak ku. Dia selalu mendengarkan ceritaku, meredamkan amarahku, dan menghiburku.
Menurut kamu dia gak suka aku kan? Dan hanya menganggap aku temannya?
Ketika kita ngedate, aku gak ngerasain kimestri apa-apa. Beda ketika aku ngedate dengan kamu. Jika kita sedang ngedate, aku ngerasa bahagia, nyaman, dan rasanya ingin selalu memeluk kamu.

Haii Gio
Kamu inget gak ini tanggal berapa?Ini tanggal 5 Oktober, dan hari ini adalah ulang tahun kamu. Happy Birthday Gio, semoga kamu selalu sehat dan bahagia. Maaf aku gak bisa kasih kado apa-apa seperti ulang tahun kamu di tahun lalu. Tapi doaku selalu menyertaimu.
Aku bikin vidio untuk ulang tahun kamu. Liat di youtube ya, dan aku harap kamu suka.

Haii Gio
Waktu berjalan begitu cepat ya, dan gak terasa kita sudah tidak bertemu selama setengah tahun. Dan aku benar-benar rindu kamu. Apa kamu juga merasakan hal demikian?
Oh ya gimana kabar kamu hingga saat ini? Pasti kamu baik-baik kan. Dan pasti kamu bahagia kan? Aku disini kurang bahagia, karena kamu tidak ada disini. Walaupun Putra yang selalu disampingku dan menghiburku. Andai saja kamu ada dihadapanku sekarang.

Haii Gio
Kali ini Putra mengajak aku jalan-jalan ke Pantai. Kamu tau gak pas kita sampai Pantai itu apa yang Putra lakuin. Dia menyatakan cintanya kepada ku. Aku gak bisa jawab apa-apa dan hanya tertawa. Lalu dia menatapku dengan tatapan yang serius, bahwa dia ingin menjadikan bukan hanya sekedar pacar, tetapi calon istrinya.
Disitu aku merasa degdegan, dan aku menjawabnya sambil meneteskan air mata, "Putra maafin aku ya, selama ini aku menganggap kamu hanya sebagai seorang teman dan kakak tidak lebih. Kamu tau perasaanku untuk siapa. Aku masih setia kak untuk menunggu dia kembali. Walaupun aku harus menunggu selama setahun atau dua tahu. Atau aku akan menunggu sampai dia menikah dengan wanita lain. Disitulah baru aku berhenti berharap".
Dan Putra menjawab "Gapapa kalau kamu hanya menganggap aku sebagai seorang kakak. Tapi Bella, kamu itu pantas untuk bahagia. Jangan sia-siakan waktumu untuk menunggu. Dan seseorang yang kamu tunggu tidak mengetahuinya bahwa kamu masih menunggunya untuk kembali".
Aku tau kok Putra, dia gak akan pernah tau aku nunggu dia disini. Tapi hati aku masih yakin untuk dia. Dan aku juga yakin bahwa dihati dia masih ada aku. Jawab Bella.
Kamu tau ga Gio, pria mana yang masih aku tunggu hingga saat ini?

Haii Gio
Aku seneng banget hari ini, aku nyiptain puisi untuk kamu. Kamu mau denger gak? Nih ya aku bacain.
Bulan sabit yang tiba dimalam ini
Membuatku ingat akan senyumanmu
Bintang-bintang yang bersinar terang
Ku gambar membentuk wajahmu
Esok pagi ku melihat embun
Sejuk seperti pelukanmu
Pelangi yang begitu indah dilangit
Mengingatkan ku akan indahnya cintamu
Kamu adalah bulan yang tak bisa ku gapai
Kamu adalah bintang yang tak bisa ku sentuh
Kamu adalah pelangi yang tak bisa ku peluk
Tetapi kamu begitu indah walau tak dapat dimiliki


Setahun sudah aku tidak mendengar suaramu lagi, melihat wajahmu lagi, bahkan aku tidak bisa memelukmu lagi Gio. Mungkin penantian ku cukup sampai sini saja. Maaf kalau puisi itu tidak ku berikan kepadamu. Aku hanya berani mengirim puisi itu melalui media sosial yang telah kamu blok, sehingga kamu tidak bisa membacanya. 
Dan aku memutuskan untuk tidak memilih Putra, karena aku tau aku belum bisa seutuhnya melupakanmu. Aku hanya ingin sendiri sampai saatnya tiba seseorang yang tulus mencintaiku dan selalu mempertahanku dalam keadaan apapun.


Monday, August 10, 2015

Jatuh Cinta? Aku takut

Setelah putus dengan mantan kekasihnya, Juli merasa sangat galau. Ini adalah kegalauan terberat yang di alaminya dibandingkan dengan mantan-mantan kekasihnya yang lain. Karena hubungan Juli dengan mantan kekasihnya itu bernama Angga sudah menjurus ke pernikahan. Tetapi yang namanya jodoh ada di tangan tuhan. Manusia bisa saja berencana apapun, tetapi Tuhan yang punya kehendak terjadinya suatu hal.

Sekarang status “jomblo” melekat di dirinya. Beberapa temannya ada yang mengejek dia dengan sebutan jomblo itu, karena Juli lebih terkenal sebagai tukang PHP-in cwo-cwo. PHP itu adalah pemberi harapan palsu. Ada juga teman-teman yang mengetahui bahwa Juli jomblo mereka mencoba mendekatinya. Akan tetapi tetap saja, Juli masih galau semenjak kejadian putus dengan kekasihnya itu.

Sudah ada dua cwo yang dikenalkan temannya ke Juli. Tetapi Juli tidak cocok dengan  mereka. Entah Juli yang memang benar merasa tidak cocok atau dia belum bisa membuka hatinya untuk orang lain. Atau mungkin Juli memberi waktu kepada dirinya sendiri untuk bersedih dan mencoba mengambil hikmah dari patah hati yang ia alami dan rasakan.
Lima bulan berlalu, Juli mulai move on sedikit demi sedikit. Juli pun mulai menyibukkan dirinya agar tidak teringat kenangan bersama mantan kekasihnya itu. Juli lebih sering bermain dengan teman-temannya. Karena teman yang baik itu selalu menemani disetiap saat dibutuhkan, bahkan ketika sedang patah hati dan mencoba move on.

Suatu ketika ada seorang cwo yang mendekati Juli. Laki-laki itu bernama Rama. Baru beberapa kali kencan, Juli sudah jatuh hati kepadanya.  Rasa kegalauan karena putus dengan mantan kekasihnya semakin hilang. Bagaikan hujan yang beganti langit cerah. Akan tetapi, Rama belum menyatakan cinta kepada Juli.

Perasaan jatuh cinta itu seketika berubah menjadi perasaan takut. Rasa takut di kecewakan lagi, rasa takut akan merasakan patah hati lagi, dan takut akan kata serius. Pandangan Juli terhadap cinta menjadi berubah. Di pikirannya tertanam bahwa orang yang akan menyakitinya adalah orang yang di cintainya.

Rasa takut dan trauma yang di alaminya membuat Juli menjadi salah tingkah kepada Rama hingga membuat Rama menjadi bertanya-tanya ada apa dengan Juli. Terkadang Juli mencoba menjauhi Rama, tetapi di dalam hatinya ia ingin sekali memiliki pria itu.


Walaupun di bayangi rasa kebimbangan dan rasa takut akan patah hati lagi, Juli mencoba tetap melangkah mengikuti kata hatinya untuk jatuh cinta lagi dan membuka hatinya untuk Rama. Dan membuang jauh-jauh pikiran negatifnya tentang patah hati. Karena ia menyadari bahwa Tuhan menciptakan segalanya di dunia berpasang-pasangan. Hitam putih, pria wanita, siang malam, garpu sendok, jatuh cinta patah hati. Dan bila kita sudah memutuskan untuk jatuh cinta kepada seseorang, kita harus mempersiapkan diri untuk merasakan kecewa dan sakit hati. Karena di dalam hubungan asmara tidak ada yang tidak pernah bertengkar atau salah paham.

Seiring berjalannya waktu, Juli dan Rama semakin dekat, tetapi mereka berdua belum 
menentukan kemana arah hubungan mereka. Karena Rama belum menyatakan cintanya kepada Juli semenjak dia PDKT. Juli bertanya kepada Rama, apakah Rama menyukai dirinya? Tetapi jawaban Rama selalu sama “jalani saja dulu yang ada sekarang, aku ga ingin terburu-buru”. Juli mencoba menerima jawaban Rama untuk menjalani hubungan yang ada tanpa status itu.

Dari perkataan Rama yang meminta untuk menjalani hubungan tanpa status itu menimbulkan banyak pertanyaan di kepala Juli. Apakah Rama memang ingin serius kepada dirinya hingga tidak mau terlalu terburu-buru menjalin hubungan yang serius? Apakah Rama masih nyaman dengan status single nya? Apakah masih ada hati yang di jaga? Apakah sebenarnya Rama mempunyai seorang pacar? Semua pertanyaan positif sampai negatif tumpah ruweh menjadi satu dipikirannya hingga membuat Juli merasa galau.

Karena penasaran dengan semua pertanyaan yang ada di kepalanya. Juli mulai stalking tentang Rama. Ia menanyakan bagaimana sikap keseharian Rama kepada temannya yang mengenalkan dia kepada Rama. Ia juga stalking melalui media sosial.  Bahkan ia menjadi agak protektif kepada Rama. 

Sedikit demi sedikit, Juli mulai mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai Rama. Ternyata Rama adalah sosok lelaki yang genit, tebar pesona, dan pemberi harapan palsu kepada semua wanita, tetapi orang yang mengenalnya tidak akan menyangka dia genit karena wajahnya yang sangat polos. Juli merasa sakit hati dan tertipu dengan muka luguh Rama.

Suatu hari Juli bertemu dengan Rama dan membahas lagi semua tentang hubungan mereka. Jawaban Rama masih tetap sama ingin menjalani yang ada saja. Untuk kali ini Juli tidak bisa menerima jawaban Rama yang seperti itu. Akhirnya Juli mengeluarkan semua isi hati dan pikirannya kepada Rama. Juli membongkar semua kebohongan yang dilakukan oleh Rama. Rama hanya bisa mengelak semua tuduhan-tuduhan yang di lontarkan Juli kepada dirinya.

Setelah kejadian itu, Rama meminta maaf kepada Juli dan dia berubah menjadi pria yang sangat perhatian kepada Juli. Tetapi seiring berjalannya waktu rasa jenuh Rama muncul lagi, dan Rama kembali seperti Rama yang dulu. Dengan harapan yanng pupus akhirnya Juli meninggalkan Rama begitu saja. Hubungan mereka tidak pernah ada awalan dan akhiran.

Karena seorang pria yang menyayangimu dengan tulus adalah pria yang memberikan kepastian serta kebahagiaan kepada wanitanya. Carilah pria yang tulus mencintaimu bagaimanapun keadaan kamu. Dan jangan cepat menjatuhkan hati kepada seseorang yang belum kamu kenal siapa dirinya yang sebenarnya.