Monday, May 11, 2015

Kesalahan Termanis

Sebuah jalinan percintaan yang sangat mesra dan harmonis di rasakan oleh sepasang kekasih yang bernama Racheal dan Richard . Mereka berdua saling mencintai dan saling menjaga satu sama lain.

Cinta yang mereka jalani berawal dari perkenalan di sebuah toko baju . Pada saat itu Racheal sedang jalan-jalan dengan temannya ke sebuah mall, dan Racheal melihat sosok lelaki tampan yang berdiri di depan toko baju . Racheal memandang lelaki itu sampai terkesima hingga temen-temennya di acuhkan . Dengan muka gugup dan kasmaran Racheal menghampiri toko tersebut bersama teman-temannya. Racheal yang banyak bicara menjadi pendiam ketika masuk ke toko itu . Salah satu teman Racheal yang bernama Angel sedang menanyakan kualitas baju kepada lelaki itu. Dan ternyata lelaki tersebut menanyakan kepada Angel nama Racheal. Lalu Angel menarik tangan Racheal dan memperkenalkan Racheal dengan Richard .

Dari sanalah hubungan mereka makin dekat. Mereka bertukar pin BB dan mereka sering bertemu . Seiring berjalannya waktu mereka menjalin hubungan cinta hingga sampai saat ini . Hubungan mereka sudah berjalan 1 tahun. Kedua orang tua mereka telah mengetahui hubungan mereka  dan menyetujuinya . Bahkan orang tua mereka berharap kalo mereka berjodoh dan akan segera menikah .

Tepat tanggal 19 adalah hari Anniversary mereka yang ke 1thn . Richardpun mengajak Racheal pergi ke Puncak dan merayakan Anniversary disana . Racheal setuju dengan usul yang di berikan oleh kekasihnya. Mereka berangkat tanggal 18 pukul 21.00 malam dengan menggunakan kendaraan bermotor . Sesampainya mereka disana , Richard langsung membawa kekasihnya itu ke sebuah penginapan yang sangat bagus dan romantis. Waktu menunjukkan pukul 00.00 , Richard membawa Racheal ke dalam kamar . 

Kamar itu sangat gelap , karena lampu dimatikan oleh Ricard. Rachel berjalan perlahan sambil mencari tombol untuk menyalakan lampu. Ketika Racheal menemukan tombol tersebut dan dia menyalakannya. Dengan wajah terkejut ternyata di atas kasur yang lembut ada bunga mawar yang berbantuk love dan di tengahnya ada cake berbentuk love dengan lilin-lilin stick di pinggirannya. Racheal sangat senang melihat kejutan itu, dan ini pertama kalinya Racheal mendapat kejutan yang istimewa. 

Air mata bahagia menetes di pipi Racheal. Rachealpun langsung menghampiri Richard dan memeluknya. Pelukan itu semakin erat karna mereka berdua saling mencintai. Setelah itu mereka berdua duduk di kasur dan memotong cake love bersama-sama. Sambil mengucapkan janji saling mencintai hingga akhir waktu sampai maut memisahkan. Suasana yang teramat romatis tercipta seperti yang ada di film breaking down.

Jam 07.00 pagi, Racheal terbangun dan ketika ia melihat kesamping ada Richard sedang tertidur pulas disampingnya. Racheal tersenyum dan langsung mencium kening kekasihnya. Racheal bangun dari tempat tidur dan mandi . Lalu ia membelikan sarapan untuk kekasihnya yang sedang tertidur pulas itu. Ketika Ricard terbangun dari tidurnya ia melihat makanan di meja dan langsung menyantapnya dengan lahap meskipun belum mandi.

Racheal pulang kerumah dengan perasaan yang amat sangat senang. Racheal terus membayangkan wajah kekasihnya yang tampan dan manis itu. Richard merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan oleh kekasihnya itu. Mereka berdua saling mencintai dan hubungan mereka sangat harmonis .

Sebulan telah berlalu, sikap Richard terhadap Racheal sudah tidak seromantis dulu dan seharmonis dulu. Richard berubah semenjak kuliah. Richard lebih sering marah-marah dan tidak ada waktu lagi untuk bertemu dengan Racheal. Dulu Richard selalu menelpon Racheal hanya untuk menanyakan kabar , tetapi sekarang dering telpon itu sudah tidak ada lagi..Kesedihan berlarut-larut dirasakan oleh Racheal. Racheal hanya bisa memandangi foto bersama kekasihnya itu   sambil meneteskan air mata. 

Malam minggu Racheal mengajak Richard nonton dan Richardpun mau . Mereka berdua janjian di bioskop jam 7.00pm. Ketika mereka nonton Richard tak menggenggam tangan kekasihnya lagi bahkan ia tak perduli. Setelah mereka selesai nonton mereka menghampiri sebuah restaurant yang sangat bagus dengan suasana romantis. Hari Racheal sangat senang karna kekasihnya mengajak ke restaurant romantis itu. 

Suasana romantis dimalam minggu menyelimuti pertemuan Racheal dan Richard. Di dalam lubuk hati Racheal berkata bahwa Richard akan segera melamarnnya. Ternyata harapan itu bertolak belakang dengan kenyataan. Richard mengajak Racheal ke restaurant romantis itu sebagai pertemuan terakhir mereka. Richard memutuskan untuk pergi dari kehidupan Racheal.

Kata pisah terlontarkan dari bibir Richard. Racheal sangat sedih meneteskan air mata dan langsung meninggalkan Richard . Richard tak sedikitpun mengejar Racheal yang sedang berlari. Racheal berlari sangat kencang sambil meneteskan air mata. Sesampainya dirumah ia langsung membanting bingkai foto yang ada dikamarnya. Dia membakar semua pemberian dari Richard .

 Tanpa memberikan alasan yang tepat Richard dengan mudah memutuskan hubungannya dengan kekasihnya itu. Hubungan yang telah di bina selama satu tahun terasa sia-sia. Racheal merasa sangat kecewa dan membenci Richard, walaupun didalam lubuk hatinya dia begitu mencintai Richard. Racheal berfikiran ingin bunuh diri karena kekecewaannya terhadap Richard. 

Handphone Racheal berdering, Racheal menyangka bahwa yang menelpon adalah Richard. Tetapi tidak, yang menelponnnya adalah Angel. Dengan suara yang tersendat-sendat Racheal menganggakat telepon dari Angel. Angel kaget ketika mendengar suara sahabatnya tersendat-sendat karena menangis. Angelpun mematikan teleponnya dan langsung datang kerumah Racheal.

Sesampainya dirumah Racheal, Angel langsung masuk ke dalam kamarnya. Angel membuka pintu perlahan dan dia melihat kamar Racheal sangan berantakan karena banyak pecahan kaca bingkai foto, lalu Angel berteriak kencang memanggil nama Racheal yang sedang tergeletak di lantai kamarnya dengan berlumuran darah dari tangannya. Angel sangat panik melihat kondisi temannya yang sudah tidak sadarkan diri. Angel mengambil handphone yang ada di tasnya dengan tangan yang gemetar lalu dia langsung menelpon rumah sakit.

Angel nangis berteriak histeris melihat sahabatnya masuk ruang UGD. Angel mencoba berkali-kali menelpon orang tuanya Racheal tetapi tidak bias dihubungi. Karena orangtua Racheal sedang dalam perjalanan dinas ke Kalimantan. Angel panik dan dia hanya mondar-mandir di depan ruang ICU. Sejam berlalu dokter keluar dari ruang UGD, Angel menghampiri dokter itu untuk menanyakan keadaan Racheal. Dokter menjelaskan kalau Racheal tidak mengalami luka yang parah, goresan di lengannya tidak terlalu dalam. Dan Angel bisa pulang besok.

Suster mengantarkan Racheal ke kamar inap. Racheal telah sadarkan diri, perlahan-lahan dia membuka mata dan menanyakan kepada Angel dimana handphonenya. Tetapi Angel tidak membawa handphone Racheal karena ia terlalu panik terhadap kondisi Racheal. Racheal meneteskan air mata dan menceritakan semuanya kepada Angel. Sebagai sahabat Angel hanya bisa memberikan pelukan dan saran untuknya agar bisa menerima kenyataan pahit ini.

Keesokan harinya Racheal sudah diperbolehkan pulang kerumah oleh dokter. Racheal pulang kerumah dijemput oleh Angel karena orang tuanya belum pulang dinas dan orang tuanya tidak mengetahui apa yang terjadi pada anaknya. Sesampainya dirumah Racheal mencari handphonenya dan berharap Richard akan menanyakan kabarnya dan mencarinya. Ternyata tidak ada sms atau telepon dari Richard. acheal semakin yakin dengan perasaannya bahwa Richard berselingkuh. Karena hubungan yang mereka bina kandas begitu saja.

Hari Sabtu Racheal mengajak Angel untuk nonton bioskop di Mall tempat pertama kali dia bertemu dengan Richard. Sebelum film dimulai mereka berdua pergi ke restaurant untuk makan. Ketika Angel memesan makanan dia melihat sosok seorang laki-laki mirip sekali dengan Richard. Angel mencoba menegaskan pengelihatannya, ternyata laki-laki itu adalah Richard. Angel melihat Richard sedang bermesraan dengan tante-tante di restaurant ini. Karena Angel tidak ingin sahabatnya mengingat Richard lagi, Angel tidak jadi memesan makanan dan langsung menarik tangan Racheal untuk mengajaknya makan ditempat lain.
Mereka pindah makan di restaurant Jepang. Karena makanan yang mereka pesan lama datang, mereka berdua jadi telat nonton. Dan mereka terburu-buru menghabiskan makanan itu. 10 menit film berlangsung Racheal dan Angel sampai dibioskop. Mereka berdua duduk di bangku 12-13 D. Racheal duduk disebelah tante-tante yang sangat berlebihan. Film berlanngsung sangat seru karena film yang ditonton adalah film horor.
Film telah selesai, lampu bioskop menyala.  Ketika Racheal menengok ke kiri ternyata yang bersama tante-tante berlebihan itu adalah mantan kekasihnya.  Richard kaget dan merasa malu karena bertemu dengan mantan kekasihnya. Racheal meneteskan air mata di depan Richard dan tante-tante itu, lalu Rachel menarik tangan Angel dan meninggalkan tempat itu.

Racheal berlari sekencang-kencangnya keluar dari mall. Lalu dia memberhentikan taksi yang sedang melintas dijalan. Racheal bukan menunjukan arah kerumah, tetapi ke pantai. Sesampainya dipantai Racheal berteriak sekencang-kencangnya. Dia merasa menyesal telah mencintai seorang laki-laki seperti Richard. Dia tidak menyangka bahwa kekasih yang sangat dicintainya itu adalah simpanan tante-tante. Kecewa yang teramat dalam kini yang Racheal rasakan. Angel mencoba menenangkan sahabatnya yang sedang kecewa.
Tangisan Racheal semakin tidak terdengar lagi. Perlahan dia mulai tersenyum walaupun air matanya masih mengalir di pipinya. Dia memeluk Angel dengan erat lalu dia berjalan menuju ombak pantai.

“Terima kasih Tuhan karena engkau telah menunjukkan siapa dia. Seharusnya aku menangis bahagia bukan menangis sedih, Karena dihubungan ku yang ke satu tahun aku dipisahkan olehnya. Aku memang sangat mencintainya lebih dari apapun. Aku telah memberikan seluruh jiwa ragaku. Aku sangat menyesal dengan semua perbuatanku dulu. Maafkan aku tuhan yang telah melanggar aturanmu. Dan aku akan menjadikan musibah ini sebagai pelajaran. Aku akan terus belajar untuk memahami arti cinta yang tulus. Sebagus apapun pilihanku, aku tahu pilihanmu lebih bagus dan lebih baik Tuhan. Semua akan indah pada waktunya. Saat ini aku akan mengejar cita-citaku yaitu membuat orang tuaku bahagia”


END

No comments:

Post a Comment